Tahapan Apa Saja Yang Perlu Kamu Tahu, Saat Mau Memulai Proses Bayi Tabung (IVF)

Pic : Pexels/ pixabay

Saat sudah memutuskan akan proses bayi tabung, mau tidak mau kita juga harus mengetahui proses apa yang akan kita lalui selama ivf. Memang tidak mudah ya, mau punya anak aja kok kayaknya gini amat, tapi ya mau gimana lagi kita harus semangat dalam berusaha dan tentunya belajar lagi tentang hal baru. Apalagi yang berhubungan dengan proses kehamilan. Yah namanya juga proses kehamilan berbantu pasti akan ada kendala rasa canggung di dalamnya. Dan jelas proses kehamilan ini memang sangat berbeda dengan yang proses kehamilan alami. Proses ivf atau bayi tabung ini menggunakan teknologi canggih buatan manusia dan membantu para pasangan yang kesulitan memiliki keturunan. Kalau masalah dana jangan ditanya lagi, sudah tentu harga juga gak recehan. Makanya yang sudah sampai ke tahap ini meski belum tahu berhasil atau enggak, sudah patut bersyukur karena Allah sudah memberikan jalan sampai sejauh ini.

Dulu saya juga gak pernah tahu dan bahkan gak pernah ngira akan melalui proses yang sedemikian rumit dan panjangnya ini. Belum lagi dana yang keluar itu seperti air mengalir saja, tanpa henti sampai kita benar-benar di nyatakan hamil atau tidaknya di pembagian rapor pengumuman di akhir penantian 2ww. Kalau pun sudah dinyatakan hamil biaya-biaya kontrol tiap bulan kan pasti akan keluar, tapi memang tidak semengalir dana yang keluar saat biaya ivf. Dan itu sudah di katakan bukan biaya proses kehamilan tapi ya memang sudah masuk biaya kehamilan.

Ivf atau In Vitro Fertilization atau Fertilisasi itu sendiri menurut situs popmama.com adalah, sebuah tekhnologi kesehatan untuk membantu kerja reproduksi yang biasa disingkat dengan IVF. Metode ini dilakukan bagi pasangan yang sedang mengupayakan untuk hamil dan segera memiliki anak.

"IVF adalah proses pembuahan dengan cara mengekstraksi telur, mengambil sampel sperma, kemudian menggabungkan telur dan sperma secara manual pada wadah kaca di laboraturium. Embrio kemudian dipindahkan ke rahim."


Kunjungi juga channel youtube saya

👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇


Berikut sebagai gambaran step-step apa saja yang harus dilalui dalam proses bayi tabung :

1. Screening pasangan suami istri

Biasanya pasangan yang akan mantab lanjut ke step proses bayi tabung, akan di cek kondisi kesuburannya (suami istri) dengan melalui proses screening. Dari situ nanti akan di ketahui bagaimana kondisi kesehatan juga kesuburannya kalian berdua. Sampel darah akan di ambil dan akan dicek contohnya seperti kadar esktradiol, AMH dan lainnya - ini untuk istri. Sedangkan untuk suami akan di cek kondisi sperma, jumlah sperma dan lainnya.

Dulu waktu di Ferina- Surabaya, sebelum cek kondisi screening secara keseluruhan, saat kami baru datang trus konsul ke dokter aucky, suami di cek juga kondisi secara fisiknya (testisnya), ini akan menjadi bagian dari analisa dokter kedepannya dalam laporan history pasien dan di gabung juga hasilnya dengan hasil tes lab screening (tes darah). Dari hasil-hasil tersebut, dokter baru akan menganalisa dan memutuskan kita selanjutnya harus melakukan apa. Apakah harus ada perbaikan dulu dengan penyembuhan kesehatan atau bisa langsung lanjut jalan ke proses bayi tabung. Jika ada masalah kesehatan biasanya akan dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam untuk disembuhkan terlebih dahulu. Balik lagi setiap pasangan pasti beda kondisi kesehatannya, dan akan berapa lamanya pengobatan tersebut. Jika dari dokter spesialis penyakit dalam sudah kasih lampu hijau, artinya selanjutnya kamu sudah bisa lanjut ke medan pertempuran, alias proses IVF.


Pic : Pexels/ Dominika roseclay



Baca juga :


Oh ya sekedar informasi ya, AMH itu adalah tes darah untuk mengetahui kondisi rahim kita ini seberapa banyak sih bisa memproduksi sel telur. Umurku masih muda kok, masih di bawah 30 tahun. Pasti dong hasilnya, Eits belum tentu...  Dokter pernah bilang, umur tubuh kita belum tentu sama dengan umur KTP lho. Jadi wanita yang usia KTPnya muda, juga bisa punya kemungkinan tubuhnya kurang bagus dalam dalam memproduksi sel telur atau bisa di indikasikan dengan low AMH. Begitupun sebaliknya ada orang yang usianya sudah di atas 35 tahun tapi AMHnya tinggi seperti usia KTP umur 25 tahun. Meskipun begitu wanita dengan AMH kecil tidak perlu berkecil hati, karena semuanya tidak saklek buruk, dengan anggapan wanita dengan AMH kecil pasti gak punya telur bagus dan gak bisa punya anak. Pada kenyataanya banyak juga kasus wanita dengan low AMH dengan takdir Allah, tetap bisa mengandung dan melahirkan dengan sempurna, masya allah..

Kalau menurut alodokter.com, "Tes hormon AMH adalah prosedur pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur kadar AMH (anti-mullerian hormone) di dalam tubuh. Dalam mengukur kadar hormon yang dihasilkan oleh organ reproduksi ini, dokter akan mengambil sampel darah pasien."

Beda pasien pasti beda kondisi kesuburan dan kesehatannya, beda orang pasti beda juga biaya yang akan di keluarkan. Perlu di garis bawahi ini semua masih dalam tahap pra ivf ya, jadi belum mulai proses IVFnya atau baru persiapan saja. Tiap orang punya kasus yang berbeda-beda. Tidak akan pernah mungkin sama kasusnya, kalaupun sama pasti ada saja hal yang membedakannya. Maka dari itu persiapan dana cadangan itu perlu, karena ada saja hal tidak terduga yang terjadi, jadi kan gak mungkin berhenti di tengah jalan bukan. Cerita dari sesama pejuang garis dua dulu di ferina, ada saja pasangan yang baru di tahap awal ini sudah keluar beberapa juta, tapi ada juga di tahap ini sudah keluar dana puluhan juta, jadi enjoy dan selamat menikmati... **Kondangan kali :)


2. Stimulasi pembesaran telur

Ketika dokter sudah menyatakan, "yuk langsung aja jalan Ivf", artinya kita memang sudah layak lanjut ke tahap itu. Untuk memulai proses ivf ditandai dengan kedatangan kamu atau istri di haid hari ke 2 atau 3, langsung datang dan akan mulai di berikan suntikan stimulasi pembesar telur. Dan biasanya selama suntikan diberikan akan dipantau dokter dengan adanya tes darah (biasanya cek estradiol), dan pengecekan via usg transvaginal untuk mengetahui ukuran telurnya sudah di berapa mm. Dokter dan parawat punya catatan tersendiri kalau di hari ke empat contohnya, telur harus sudah berukuran sekian ml, dan di hari ke delapan harus sudah berapa mili. "Trus gimana dong, biar bisa sesuai yang diharapkan?"

Biasanya dokter akan infokan apa saja yang boleh dimakan dan diminum, tapi tidak semua dokter juga menyarankan seperti suplemen apa yang bagus yang beredar diluar obat-obatan biasanya. Oleh karena itu kamu bisa cek di artikel saya yang judulnya "Faktor Penunjang Kesuksesan, Plus List Contekan Do & Don't Dalam Proses Promil Bayi Tabung (IVF)", atau "Keberhasilan Dalam Menghadapi Proses Bayi Tabung" kamu bisa ambil tips-tips bagus dari sana.


Pic : Pexels/ Craft wonder

Oh ya stimulasi akan berlangsung selama 8-10 hari atau di rumah sakit lainnya bisa sampai 10-14 hari. "Kok bisa beda-beda?" Ya, karena semua kembali ke respond tubuh kamu sendiri, apakah tubuhmu termasuk yang fast respond atau low respond terhadap obat-obatan. Dari sinilah biaya akan membengkak atau masih sesuai paket (bila program ini pakai biaya per paket). Beda umur beda ampul (suntikan) yang akan diperoleh, beda respon tubuh beda juga berapa jumlah suntikan yang akan kamu peroleh.

Untuk info saja, biasanya sel telur yang sudah siap panen itu di sekitar kondisi ukuran 18-21mm ya jadi yang ukurannya di bawahnya jika ada, tetap akan di panen juga ya, tapi tentunya yang berukuran bagus dan berkualitas saja yang diproses untuk penyatuan dengan sperma.


3. OPU

OPU atau biasa dikenal dengan Ovum Pick Up, telur yang sudah berhasil membesar karena suntikan stimulasi sampai dengan sekian hari tadi, akan di panen melalui tindakan operasi. Tindakan ini lama tidaknya menyesuaikan berapa jumlah telur yang di panen. Biasanya telur akan di panen satu hari setelah jeda pemberian suntikan pemecah telur. Waktu dan jam akan di infokan oleh perawat. Oh ya di step ini kamu akan dibius saat di meja operasi dan saat itu juga team dokter bekerja memanen telur yang sudah matang. Jadi santai saja ya, tidur aja yang nyenyak nanti ketika sudah selesai kamu akan dibangunkan kok seperti bangun tidur biasa. 

Saat di ferina dulu menurut info di bukunya, panjang jarum yang akan masuk itu sepanjang 35cm tapi santai saja kita tak akan merasakan sakitnya kok.

Di saat hari OPU inilah sperma suami akan di ambil, kalau jumlahnya kurang biasanya dokter meminta datang lebih awal untuk suami bisa mengambil jeda waktu, dan sperma bisa di ambil lagi untuk kedua kalinya. Selanjutnya langsung di satukan dengan sel telur istri di ruangan steril yang sudah disiapkan. Dari sini sel telur dan sperma akan menjadi satu menjadi nama embryo dan hari ini dinamakan D0. Jika embryo kamu bagus berkembang para embryolog akan mengawasinya sampai D5. Tapi jika sampai D3 dirasa cukup (karena faktor-faktor tertentu), maka di hari itu juga kamu bisa fresh ET (Embryo transfer). 

Oh ya, pada proses pembiusan kita akan di suruh untuk lepaskan semua perhiasan dan tidak boleh menggunakan makeup ya.. Karena ini masih bisa dibilang tindakan operasi jadi dokter anastesi pasti akan memandunya sampai kita benar-benar dalam bius yang aman.

4. ET (Embryo transfer). 

Inilah moment terbesar dalam sejarah, ceilee... ya karena kamu akan bersama embryo kamu sejak hari ini. Saat proses ET hal yang paling sulit adalah menahan pipis, ketika perawat bilang tahan pipis ya sampai proses embryo selesai di transfer tahannya, setelah itu ada rumah sakit yang menawari pakai pispot, kateter, atau juga pakai pembalut dewasa. 

Tahan pipis ini gunanya untuk melihat lebih jelas jalan masuknya embryo yang akan di taruh di dalam rahim. Kerja dokter juga bisa lebih rapih dan lebih lancar saat proses pemasukannya. Karena kandung kemih membesar dokter tentunya akan lebih mudah memasukannya dan tepat berada di dalam titik yang di inginkan peletakkannya.

Oh ya proses ini tidak perlu bius ya, jadi semua yang terjadi kita sangat tahu apa yang dilakukan dokter dan perawat. Bagaimana dokter embryolog datang dengan cepatnya membawa kateter yang kondisinya harus cepat masuk ke rahim kita, kita jadi tahu semua rangkaian itu. Saat di ferina dulu karena dokter yang bekerja adalah team bukan satu atau dua, jadi ruangan itu rame. Meski gak rame-rame banget yang jelas yang bekerja di ruangan itu lebih dari dua orang saat itu. Kita akan di tunjukan bagaimana embryo itu telah masuk di monitor usg dan penampakannya seperti titik kecil di dalam rahim kita. Masya allah.. 

Pic : Pexels/ pixabay


5. 2WW

Kenapa disebut 2ww, karena dari setelah embryo transfer selanjutnya adalah masa 2ww atau masa dua minggu menunggu. Di masa inilah kamu akan bersama embryo di masa-masa awal. Kamu akan spontan merasakan seperti hamil dan merasakan sekian tanda-tanda saat ia berada di dalam rahim. Masa ini bisa dibilang juga masa deg-degan, apakah ia berhasil bertahan hidup di dalam, apakah ia behasil menempel atau tidak. Tidak ada yang pernah tahu, kita yang menjalaninya hanya bisa melakukan semua daya upaya semaksimal mungkin.

Iya karena selama ini dokter dan kamu berdua sudah mengupayakan semuanya. Nempel tidaknya embryo di rahim, berkembang tidaknya ia itu semua murni kuasa Allah. Tiada daya makhluk selainNYA yang membuatnya hidup. Semua adalalah kuasa ilahi. Jadi kita hanya bisa pasrah dan ikhlas atas segala ikhtiar yang di jalankan. Meski pada kenyataannya ini bukanlah cuma sekedar perkara positif syukur, tidak ya sabar lagi aja. Tapi semua kembalikan kepada kekuasaan Allah lilahita'ala.. Insya allah beban akan lebih ringan.

Jika di ferina dulu, saat mau penentuan hasil paginya saya akan disuruh datang untuk cek darah. Lalu siang atau sorenya kita datang kembali untuk ketemu dokter dan dibacakannya hasilnya oleh dokter aucky. Dari tes beta hcg inilah yang akan mengindikasikan kamu hamil atau tidak. Hasil tes ini bisa dibilang akurat karena langsung ambil dari tes sampel darah, jadi langusng bisa diketahui dengan jelas kalau hormon kehamilan kamu apakah bertambah atau tidak.


Buat yang masih berjuang semangat ya  :)

Semoga prosesnya lancar dan mendapatkan keberhasilan yang membahagiakan, 

Semoga Allah selalu melindungi dan memberikan rahmatNYA kepada kita semua, aamiin.. 


Baca juga :




Kunjungi juga channel youtube saya
👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇
Video : Youtube/ Catatan anita


Post a Comment