Jalan - Jalan Ke IKEA Dan 7 Kelebihannya



Kalau ke tangerang, pasti salah satu tujuannya pasti ke IKEA. Entahlah IKEA menjadi salah satu tempat favorit buat di kunjungi kapan aja. Bisa cuma sekedar ingin makan siang aja disana, atau memang udah niat cari inspirasi untuk dekorasi rumah atau kamar. Beragam model dekorasi dengan gaya scandinavian ada. Dari yang friendly di kantong sampai yang harganya ngenes di kantong juga ada. Tinggal dipilih aja mau yang seperti apa modelnya. Biar gimanapun isi kantong tentu lebih utama ya. 


Kunjungi juga channel youtube saya
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

Video : youtube/ Catatan Anita



Baca juga :


Segala perintilannya juga ada semua. Kadang kesini tuh niatnya cuma lihat-lihat aja, eh tapi pasti ada aja yang kecantol sama beberapa barang disana. Gimana ya, abis cakep-cakep sih. Dulu saya beberapa kali ngajak mama kesini, tapi kini mama udah gak ada lagi. Gak bisa lagi menemani saya jalan-jalan di IKEA. Kalaupun kesana pun seringnya beralasan sama suami, "cuma cuci mata aja kok", eh tapi pada kenyataanya beberapa barang berhasil di bawa pulang ke rumah, dan gesek sekian rupiah pun terjadi. Seringannya pula bukan beberapa ratus ribu tapi jauh lebih dari itu, hahahaa...

Kembali lagi ngomongin jalan-jalan ke IKEA memang gak bikin bosen ya, asal gak tiap hari juga kesana. Karena memang pasti ada aja yang di tuju. Cuma sekedar jalan kek atau kegiatan lainnya, Tapi memang kebanyakan orang-orang jalan kesini yang terutama di weekend itu niatnya untuk sekalian mencari suasana yang beda, bisa karena menu makan siangnya, cuma sekedar mau foto-foto di beberapa design ruang kamarnya, di rak besarnya atau bahkan cuma kepengen beli es krimnya doang. Yang pasti itu jadi sudah biasa terjadi. Dan menurut saya, IKEA memang cerdas dalam membaca keinginan konsumen. 

Picture: Pexels/ Alexander


Ke IKEA juga bisa dijadikan tempat borong belanjaan untuk di jual lagi. Gak menutup mata sekian banyak akun jualan online yang menyediakan barang-barang IKEA. Mereka jual lagi, atau bahkan pake metode jastip. Yup, jastip barang memang sudah sangat populer di kalangan pecinta barang-barang IKEA. 

Keberadaan IKEA memang belum menyeluruh di indonesia, makanya orang-orang yang suka barang-barang IKEA mending gunakan jasatip atau tinggal belanja aja di shopee, dengan akun-akun yang menyediakan kebutuhan tersebut.

Dari segi model IKEA memang di akui bagus-bagus ya. Meski saya pribadi kadang menilai beberapa barangnya over price tapi minat akan barang-barang disini gak pernah turun.  Mereka atau pihak IKEA sangat percaya diri kalau barang mereka memang berkualitas, dan modelnya banyak diminati orang.

IKEA punya beberapa kelebihan di bandingkan tempat lainnya. Apa saja itu :


1. Teratur

IKEA pintar mangatur market penjualannya, dengan membuat orang-orang kebanyakan melihat design-design mereka dulu, kepincut (tulis kodenya di kertas kecil), thats why pihak IKEA selalu menyediakan pensil, notes kecil juga penggaris kertas disana. Karena mereka mengutamakan kenyamanan. Setelah orang-orang puas mengitari dan melihat design mereke secara keseluruhan. Pengunjung pasti akan tersugesti untuk membeli beberapa barang, meski itu perintilan, hal kecil-kecil yang di anggap remeh.

2. Sistematis

IKEA gak sembarangan membuat orang-orang melihat design ruangan dulu, baru ke area makan, lalu lanjut ke bagian perintilan barang. Ini semua sangat terkonseplah ya kalau dibilang. Membuat orang nyaman. Habis cape muterin beberapa contoh design, trus isi perut baru deh ke bagian rak perintilan barang.

Picture: Pexels/ Antoni shkraba


3. Menu makanan yang ngangenin

Semua orang tahu kalau salah satu menunya, seperti meat ballnya disini selalu ngangenin. Bisa dibilang ditempat lain belum tentu ada lho. Suasana tempat makan yang self service, bersih dan teratur membuat orang yang kesini merasakan vibes yang berbeda dari tempat lainnya.

4. Tempat parkir yang gratis

Ke mall mewah di jakarta aja sekian jam udah berapa coba kenanya. Lah kesini kok masih gratis. Ini juga jadi nilai plus yang membuat pengunjung gak ragu, buat habiskan waktunya disini. Terutama weekend ya, karena weekend selalu aja penuh pengunjung.

5. Barang yang terjaga kualitasnya

Mau yang besar sampai yang kecil, saya akui kualitas barang IKEA memang baguslah ya. Dan kebanyakan orang suka. Sayapun suka perhatikan banyak barang-barang IKEA yang digunakan juga untuk tamplian di coffee shop atau restoran. Jadi di akui lah ya kualitas  barangnya.


Picture: Pexels/ Antoni shkraba


6. Simple tapi elegan

IKEA dengan gaya scandinavian memang telah berhasil membuat dan memproduksi barang yang sebenarnya simple tapi bisa berkesan elegan pada suatu dekorasi. Gak hanya tampilan realnya pada saat kamu berjalan mengitari IKEA, tapi mereka juga menyediakan majalahnya bukan. Totalitas ya!!

7. Es krim murah meriahnya

Kayaknya kocak gak sih kalau tempat yang begitu berkelas, punya camilan dessert yang sangat merakyat banget harganya. Nah ini dia yang di cari para pengunjung IKEA. Apalagi kalau bukan ngincer es krimnya. Ini sudah menjadi hiburan yang paling utama buat para pengunjung yang cuma sekedar iseng kesini untuk cuci mata tapi masih dapat hiburan yang enak, ya tentunya es krim tersebut.

Oh ya IKEA weekend dan weekday itu beda ya, di weekday lebih sepi pengunjung. Jadi kita bisa bebas dalam memilih barang. Memang gak dipungkiri IKEA di akhir pekan selalu jadi sasaran orang berkunjung. Tua, muda, remaja, anak-anak semua datang selain bisa lihat-lihat design tentunya sasaran utamanya yakni ya makanan dan cemilannya. Dan saya pun suka juga dengan egg tartnya. Masih kategori murah di banding jajan di toko sebelah. 

Jadi menurut kamu sendiri gimana, apakah IKEA masuk daftar dalam rencana tujuan di minggu ini? 


Baca juga :



Kunjungi juga channel youtube saya
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

Video : youtube/ Catatan Anita




1 Comments

  1. Udah berapa tahun si IKEA ini di Tangerang, dan sampe skr aku blm sempet datangin 🀣🀣. Sbnrnya Krn takut kalap sih mba, mengingat aku suka bgt liat2 printilan dan design rumah begitu. Niatnya sih ntr kalo jadi renov rumah, baru deh ke Ikea, cari perabotannya di sanaπŸ˜„. Kalo utk makanannya, jujur aku blm tertarik malah. Soalnya swedish meatball aku pernah rasain di resto ala Swedia di Bogor. Makanya kalo inget Ikea, aku LBH ke perabotan mereka drpd kulinernya. Mba ipar ku yg seriiing banget kesana, tapi cuma utk makan meatballs πŸ˜„

    ReplyDelete

Post a Comment