Resolusi Tahun 2017 Apa Ya ?

Picture : Dokumen pribadi/ Anita komala sari

Wah udah mau tahun baru aja nih ya, gak berasa setahun sudah 2016 kita lewati. Seperti tahun-tahun sebelumnya pasti dipenghujung tahun semua akan berharap penuh kebaikan untuk segala hal. Saya sendiri yang sudah melewati masa pernikahan 1 tahun lebih ini, tentu saja sangat berharap adanya anggota baru keluarga. Ya, apalagi kalau bukan hadirnya seorang anak, 1 atau 2 yang kembar sekalian. Susah senang dilewati bersama suami, masa-masa pacaran setelah nikah kami nikmati dengan penuh pengharapan kalau saja tiba-tiba berita gembira itu hadir, kami pasti akan sangat bahagia. Tapi bukannya kami saat ini tidak bahagia, justru kita menjalaninya saat ini dengan sersan.

Picture : freepik.com
Picture By freepik.com

Tahun baru biasanya menjadi moment kita akan kembali flash back, tentang apa saja yang sudah kita capai, kita dapatkan dan menjadi tolak ukur pencapaian berikutnya. Pasti kamu sema ingat betul bagaimana semua pengharapan itu dirancang bukan? Ya tentu saja ada beberapa yang tercapai ada juga yang tidak. Namanya juga manusia, pasti gak 100% sukses, banyak khilaf dan salah. Manusia berencana dan Tuhan yang menentukan.

Kalau bisa dibilang pencapaian itu memang membahagiakan tapi gak mutlak. Adakalanya kita harus bersedih dahulu untuk mendapatkannya, di gagalkanNYA untuk mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik di depan sana dan tentunya jawaban yang jauh lebih membahagiakan. Mungkin caranya gak enak, tapi begitulah cara Allah membuat kita agar menjadi lebih baik dan menjadi makhluknya yang berkualitas iman dan ketakwaannya.

Katanya menuliskan resolusi atau keinginan atau harapan pada selembar kertas itu lebih mutu daripada hanya berfikir yang kurang jelas, saya pun pernah melakukannya dulu, entah sudah berapa bulan atau tahun telah berganti ternyata apa yang saya alami saat ini sudah berada pada pencapaian resolusi saya beberapa tahun lalu. Saya mungkin tidak ingat sepenuhnya, tapi saya sadar beberapa urutan itu telah membuat saya menerimanya atau merasakannya saat ini. Hal itu mungkin seperti doa, doa masa lalu yang terkabul saat ini, bahkan selintas pikiran saya itu juga berefek pada saat ini. Aneh ya, tapi begitulah kenyataannya. Makanya agama juga bilang kan ya, banyak-banyaklah bersyukur karena nikmatNYA itu sangatkah besar, jika mau dihitung kamu gak akan bisa menghitungnya. Doa yang kita panjatkan kemarin adalah bentuk nyata apa yang kamu dapat saat ini. Ucapan adalah doa itu makanya sangat benar sekali. Karena apa yang kita pikirkan, ucapkan dan lakukan semua tercatat oleh malaikat bukan ?

Bicara mengenai resolusi, saya sendiri mengumpamakannya seperti sugesti atau pengharapan yang bernilai postif untuk kehidupan saya selanjutnya. Semua bisa saja kita urutkan dengan baik, tinggal bagaimana kita berusaha, berdoa, dan Allahlah yang memberi keajaiban. Dari yang tidak mungkin semua menjadi mungkin. Makanya orang optimis tidak akan pernah mengenal kata Impossible bukan? yang ada mereka sangat bersahabat dengan kata i'm possible. Ya, saya rasa itu benar. Semua gak ada yang gak mungkin, selama kita punya niat, kemauan dan tekad yang tinggi. Gak ada yang gak mungkin. Karena hanya manusia yang bersungguh-sungguhlah yang berhasil.

Yuk ah saya mau menuliskan saja bagaimana resolusi saya di Tahun 2017 :

1. Saya ingin keluarga kecil saya selalu diberikan barakah kesehatan, kebahagiaan dan selalu dilindungiNYA. aamiin..
2. Saya ingin adanya kehadiran si kecil di rumah tangga saya dan suami, aamiin..
3. Semoga bapak segera sembuh 100% dan bisa kembali beraktifitas seperti dulu lagi, aamiin..
4. Saya ingin usaha yang saya rintis di tahun 2016 di 2017 besok dapat lebih maju dan berkembang dengan omset minimal 100 juta perbulan sehingga saya bisa lebih banyak bersedekah kepada orang membutuhkan, aamiin..
5. Saya ingin suami saya dapat bekerja lebih tenang, dengan jam kerja yang tidak terlalu padat sehingga banyak punya waktu dengan keluarga, aamiin..
6. Saya ingin bisa umroh bersama suami, anak, orang tua dan mertua bareng, aamiin..
7. Saya ingin bisa traveling ke eropa gratis, aamiin..
8. Saya ingin bisa membeli tanah sebelah rumah yang akan kami tempati di awal januari di tahun baru, amiin..

Wah banyak ya, hehee.. ya namanya juga resolusi atau pengharapan. Semua doa bisa saja mungkin terjadi bukan, memang tidak saat ini, tapi setidaknya doa-doa itu sudah menggantung di langit ya dan tinggal saya yang menunggu approval dari Allah :)

Manusia memang gak pernah ada puasnya, kalau ngomongin tentang pencapaian. Tapi jika hal itu untuk kebaikan hidup kita dan orang-orang sekitar kenapa tidak ?

Memang manusia yang baik adalah manusia yang berguna untuk sesamanya, tapi sejelek-jeleknya kondisi kita saat ini, jika berniat untuk membantu sesama atau membahagiakan sesama saya rasa tidak pernah ada kata jeleknya bahkan itu adalah nilai plus untuk kita, nilai plus untuk amal jariyah kita nanti di akhirat. Ingin kaya, sukses dan berhasil itu menurut saya wajar saja, tapi jika ingin dilebihkan untuk kebahagiaan orang lain, bukankan itu lebih mengagumkan ? Saya sendiri memang tidak 100% baik, tapi saya mencoba terus menjadi orang baik. Untuk Allah dan untuk sesama.

Resolusi tahun baru sendiri adalah penyemangat untuk kehidupan hari-hari setelah memasuki tahun yang baru, dimana semua seharusnya serba baru dalam setiap harinya bukan hanya pada moment-moment tertentu. Resolusi itu juga di yakini bisa membuat kita lebih bergairah dalam bekerja, membuat perencanaan lebih matang dan terarah. Kitalah pengatur diri kita sendiri, mau seperti apa dan bagaimana kedepannya, dan tentu saja terlepas dari semua balik lagi Allahlah yang menetukan baiknya kita seperti apa kedepannya. Jika semua sudah matang direncanakan tapi terhalang sesuatu bisa jadi itu adalah bagian dari rencana Allah untuk menaikan kelas hidup kita kedepannya.

Setiap orang punya pengharapan berbeda-beda, begitu juga saya. Saya dan suami mungkin akan lebih baik menginginkan ini dan itu, tapi pasti berbeda dengan kamu yang menginginkan hal lain yang lebih simple atau lebih terstruktur. 

Saya sendiri sebenarnya tidak mau muluk-muluk untuk berkeinginan ini dan itu, tapi bukankah cita-cita itu haruslah setinggi langit. Gapailah bintang yang berada di langit sana, dengan perjuangan dan pengharapan penuh doa dan niat yang sungguh-sungguh.

Resolusi itu adalah sebuah sikap atau keinginan untuk mengubah sesuatu ke yang lebih baik, semua tentu berharap terwujud tapi gak jarang juga bahwa kita mengalami kegagalan dari semua resolusi kita. Semua balik lagi tergantung kita bagaimana menyikapi dan mengusahakannya agar bisa tercapai

Gak ada salahnya memang membuat daftar panjang keinginan bagaikan list belanja bulanan di selembar kertas lembar, tapi seharusnya itu juga berbanding lurus dengan seluruh usaha kita apa sudah maksimal atau pasrah saja kepada nasib yang kita alami saat ini. Bagaimana dengan cerita kamu ?


Baca Juga :

Post a Comment